PENGUMUMAN PENERIMAAN CALON TENAGA NON PNS BLUD RSU KOTA BANJAR TAHUN 2013

PENGUMUMAN

PENERIMAAN CALON TENAGA NON PNS

BLUD RSU KOTA BANJAR

TAHUN 2013

Diumumkan bahwa BLUD RSU Kota Banjar akan mengadakan seleksi Tenaga Non PNS dengan kebutuhan tenaga :

NO

KULIFIKASI PENDIDIKAN

JENJANG PENDIDIKAN

KEBUTUHAN TENAGA

KODE TINGKAT PENDIDIKAN

1.

Keperawatan

  1. S1 Profesi Keperawatan (Ners)
  2. D III Keperawatan

10 (Orang)

22 (Orang)

(Kp.001)

(Kp.002)

2.

Kebidanan

D III Kebidanan

8 (Orang)

(Kb.003)

3.

Radiologi

D III Radiografer

1 ( Orang

(Rd.004)

4.

Laboratorium

D III Analis Kesehatan

2 (Orang)

(Ak.005)

5.

Nutrisionis

D III Gizi

1 (Orang)

(Gz.006)

I.      PERSYARATAN PELAMAR

  1. Persyaratan Umum :
    1. Pria dan Wanita Sehat Jasmani dan Rohani
    2. Usia paling tinggi :
    3. Pendidikan S1 Keperawatan Profesi (Ners) : Usia maksimal  27 Tahun per tanggal 1 Nopember 2013
    4. Pendidikan D III (Keperawatan, Kebidanan, Radiologi, Laboratorium, Nutrisonis) : Usia Maksimal 27 Tahun per tanggal 1 Nopember 2013
    5. Persyaratan Khusus
      1. Surat Lamaran dilengkapi dengan alamat rumah yang jelas sesuai dengan KTP dan Kode Pos.
      2. Fotocopy ijazah dan transkrip nilai yang dilegalisir terbaru dengan IPK minimal 3.00 (untuk tenaga S1 Keperawatan Profesi, D III Keperawatan, D III Kebidanan, D III Laboratorium, D III Nutrisionis), dan untuk tenaga Radiologi dengan IPK minimal 2.80.
      3. Fotocopy STR/melampirkan tanda terima proses pembuatan STR dari MTKI/MTKP/Organisasi Profesi
      4. Fotocopy Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang masih berlaku dan dilegalisir.
      5. Fotocopy kartu pencari Kerja / AK1 (Kartu Kuning) dilegalisir.
      6. Surat Keterangan Sehat dari Dokter Rumah Sakit atau Puskesmas (Instansi Pemerintah).
      7. Fotocopy KTP.
      8. Daftar Riwayat Hidup.
      9. Pas Photo dengan ukuran 4 x 6 Berwarna dengan latar merah sebanyak 3 (buah).
      10. Bagi Pelamar dengan kualifikasi pendidikan :

-       S1 Profesi Keperawatan melampirkan fotocopy Sertifikat BTCLS yang masih berlaku.

-       D III Keperawatan melampirkan fotocopy sertifikat PPGD yang masih berlaku.

-       D III Kebidanan melampirkan fotocopy sertifikat APN yang masih berlaku.

 

II.    KTENTUAN PENDAFTARAN

  1. Lamaran dikirim melalui PT. Pos Indonesia ( tercatat) mulai tanggal 28 Oktober s.d 09 Nopember 2013 stempel pos dan bagi pelamar yang mengirim lamaran sebelum dan sesudah tanggal ditetapkan tidak akan diproses.
  2. Bagi pelamar yang sudah mengirimkan lamaran ke BLUD RSU Kota Banjar agar mengirimkan kembali lamaran lewat PT. Pos Indonesia sesuai dengan tanggal yang sudah ditentukan oleh panitia.
  3. Lamaran ditulis tangan dengan tinta hitam dan menggunakan kertas Folio bergaris.
  4. Menyertakan amplop balasan yang berukuran 23 x 11 cm yang ditempel perangko kilat dengan menuliskan alamat yang mudah dijangkau oleh PT. Pos Indonesia.
  5. Bagi yang tidak menyertakan amplop balasan, perangko balasan dan alamat yang tidak jelas, maka tidak akan dibalas oleh pihak BLUD RSU Kota Banjar.
  6. Berkas lamaran dimasukan kedalam map sesuai dengan warna kode tingkat pendidikan dan dimasukan ke dalam amplop kabinet ukuran 35 x 24,5 cm, ditujukan kepada :

Panitia Seleksi Tenaga BLUD RSU Kota Banjar dengan alamat (Jl Rumah Sakit No. 5 Kota Banjar – Kode Pos 46322).

  1. Pada ujung kiri atas amplop lamaran ditulis kode tingkat pendidikan.
  2. Warna Map kode tingkat pendidikan :

-       S1 Keperawatan Profesi             : Hijau

-       D III Keperawatan                      : Merah

-       D III Kebidanan                           : Merah (Muda)

-       D III Analis Kesehatan               : Biru

-       D III Radiologi                              : Kuning

-       D III Gizi                                       : Hijau (Muda)

III.  TAHAPAN SELEKSI

NO

TANGGAL

KEGIATAN

1. 28 Oktober 2013 Pengumuman di Koran/ Pengumuman resmi Rumah Sakit/ Website Pemerintah Kota Banjar.
2. 28 Oktober – 9 Nopember 2013 Pengiriman Berkas Lamaran
3. 11-13 Nopember 2013 Seleksi administrasi
4. 14-18 Nopember 2013 Balasan dan undangan bagi yang lolos seleksi administrasi.
5. 19 Nopember 2013 Pelaksanaan test Tulis (Bagi yang lolos seleksi administrasi)
6. 22 Nopember 2013 Pengumuman Hasil Test (Bagi yang lolos seleksi Test Tulis)
7. 25-28 Nopember 2013 Pelaksanaan Test Keterampilan dan wawancara.
8. 30 Nopember 2013 Pengumuman kelulusan

IV.  KETENTUAN LAIN

  1. Berkas lamaran yang sudah dikirim menjadi milik panitia dan tidak dikembalikan.
  2. Keputusan panitia bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
  3. Bagi pelamar yang memberikan keterangan palsu digugurkan.
  4. Peserta seleksi tidak di pungut biaya apapun.
  5. Agar pelamar jangan percaya pada pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan.

Ketua Panitia Seleksi

H. RACHWAN.,Drs.,M.Si

NIP. 1960 0606 1979 04 001

Dipublikasi di INFORMASI UMUM | Tinggalkan komentar

10 MANFAAT BERHUBUNGAN SEKS

Seks itu anugerah. Kehidupan seks yang sehat dalam ikatan keluarga yang sah adalah salah satu sumber kebahagiaan yang luar biasa. Berikut adalah 10 manfaat berhubungan seksual bagi kesehatan:

1. Olah raga.

“Kegiatan seks adalah satu bentuk latihan fisik,’ kata Dr. Michael Cirigliano dari University of Pennsylvania School of Medicine. Berhubungan seks tiga kali seminggu membakar sekitar 7.500 kalori dalam setahun, sama dengan berlari sejauh 75 mil.

2. Pernafasan Dalam.

Beradu cinta meningkatkan kadar oksigen dalam sel, membantu organ-organ dan jaringan bekerja secara optimal.

3. Tulang dan Otot yang Kuat.

“Semua kegiatan fisik meningkatkan testosteron,” kata Dr. Karen Donahey, Direktur Program Terapi Seks dan Perkawinan di Northwestern University Medical Center, Chicago. Testosteron dipercaya membantu menguatkan tulang dan otot pria.

4. Kolesterol Lebih Rendah.

Berhubungan seks secara teratur dapat menurunkan kolesterol total dalam tubuh Anda dan meningkatkan keseimbangan rasio kolesterol baik dan jahat.

5. Pereda Nyeri.

“Seks dapat menurunkan tingkat nyeri artritis, nyeri badan dan sakit kepala,” kata Dr. Beverly Whipple, kepala American Association of Sex Educators, Counselors dan Therapists. Hormon yang dikeluarkan selama rangsangan seksual dan orgasme dapat menaikkan ambang nyeri.

6. DHEA Tanpa Suplemen.

DHEA (dehydroepiandrosterone), hormon suplemen anti penuaan yang populer, dikeluarkan secara alami selama berhubungan badan. “Tepat sebelum orgasme dan ejakulasi,” kata Crenshaw, “DHEA melonjak hingga tiga sampai lima kali lipat biasanya.”

7. Perlindungan Prostat.

Para peneliti berkata bahwa gangguan prostat dapat timbul atau memburuk karena tumpukan cairan dalam kelenjar. Ejakulasi teratur akan membuang cairan itu. Tetapi, jangan mengubah frekuensinya secara tiba-tiba karena justru dapat memicu gangguan prostat.

8. Pengurang Stres.

“Seks dapat menjadi cara yang sangat efektif untuk mengurangi tingkat stres, ” tambah Donahey.

9. Menyatukan Hati.

Sentuhan kasih sayang meningkatkan kadar oxytocin, “hormon penyatu hati.” Oxytocin adalah zat kimia peningkat hasrat yang dikeluarkan pituitari. Pelepasan oxytocin secara teratur dapat mendorong hubungan cinta yang lebih sering.

10. Hormon-hormon Alami.

“Hubungan badan yang teratur dapat meningkatkan kadar estrogen wanita, menjaga jantungnya, dan membuat jaringan vaginanya tetap lentur,” kata Donahey.

sumber: Men’s Health (November 1997, hal. 104-108) dikutip dari http://majalahkesehatan.com

Dipublikasi di INFORMASI UMUM | Tinggalkan komentar

DAMPAK FACEBOOK TERHADAP KESEHATAN

Saat ini demam pergaulan di dunia maya melalui situs jejaring sosial semakin merajalela sebut saja Facebook, Tweeter, Friendster, dll, dari tingkatan anak-anak SD bahkan TK sekalipun sampai dengan Lansia (lanjut Usia) sudah mengenal facebook dan bahkan memiliki akun facebook dan sejenisnya.  kita ambil satu contoh jejaring sosial yaitu facebook, total user di Indonesia saat ini mencapai 11.759.980 orang , sungguh angka yang sangat fenomena dari jumlah tersebut Indonesia menempati urutan ke-7 pengguna facebook di dunia setelah Italia. Total pengguna Facebook sendiri saat ini sudah menembus angka 325 juta user di seluruh dunia. Melirik raihan tersebut, rasanya sulit bagi situs jejaring sosial lainnya untuk mengejar situs racikan Mark Zuckerberg itu.

Hadirnya Facebook di Dunia ini memang memberikan banyak kemudahan-kemudahan bagi pelakunya untuk berinteraksi sosial dan seringkali digunakan sebagai media promosi produk atau jasa dari suatu Instansi atau perusahaan. Tetapi harus disadari bahwa keberadaan Facebook juga bisa membawa dampak yang kurang baik secara psikologis. orang bisa terbuai dan ketagihan bila sehari tidak mengisi status di Facebook,  di “alam facebook” orang juga  bebas merekayasa sesuai apa yang dikehendaki, tidak jarang tindakan-tindakan amoral/asusila, ancaman, perselisihan dan keretakan rumah tangga bisa terjadi akibat jejaring yang satu ini.

Seperti yang ditulis tadi bahwa Facebook bisa membawa dampak negatif dan positif, baik kita akan membahas dari sisi Negatif -nya dulu  (seperti minum jamu, orang minum yang pahitnya dulu baru kemudian yang manis..he..he)

Dampak Negatif dari situs jejaring sosial (sebut saja Facebook) :

  1. Cenderung Mengisolasikan Diri .Dengan meningkatnya pengisolasian diri (tidak bergaul secara rsosial gathering) menurut para ahli dapat mempengaruhi kerja gen, mengacaukan sistem kekebalan tubuh, merusak mental, mempengaruhi level hormon. si pengguna menjadi sibuk dengan dunia maya dan menghindari pertemuan dengan sahabat atau keluarga dan memilih untuk berlama-lama didepan komputer. Akhirnya para pengguna akan terjebak ke dalam dunia artifisial dimana mereka akan menemui kesulitan didalam berteman secara face to face,  menurut DR. Aric Sigman dalam bukanya “The Biologist” yang dirilis oleh The Institute of Biology perilaku ini akan meningkatkan resiko terganggunya kesehatan secara serius seperti kanker, stroke, penyakit jantung, dementia, menurut beliau media elektronik bisa mengahancurkan secara perlahan kemampuan anak-anak dan kalangan dewasa muda untuk mempelajari kemampuan sosial dan membaca bahasa tubuh ” Salah satu perubahan yang paling sering dilontarkan dalam kebiasaan sehari-hari pendudukInggris adalah pengurangan interaksi dengan sesama mereka dalam jumlah menit perhari. Kurang dari dua dekade, jumlah orang yang mengatakan bahwa tidak ada orang yang dapat diajak berdiskusi mengenai masalah penting menjadi berlipat.
  2. Memungkinkan terjadinya kerusakan fisik. Penggunaan mouse yang berlebih serta memencet tombol keyboard atau keypad pada HP dapat meningkatkan resiko  cidera karena adanya tekanan yang berulang-ulang.  Penyakit leher,  pinggang dan punggung juga merupakan hal yang sering terjadi karena seseorang terlalu banyak menghabiskan waktu dengan duduk didepan layar komputer.  Kecenderungan gangguan saluran pencernaan karna lupa makan atau kebanyak ngopi, bisa juga kebanyakn ngemil. Resiko lainnya kita menjadi malas berolahraga sehingga bisa memungkinkan terjadinya obesitas.

Tidak heran jika Dr. Sigman mengkhawatirkan arah dari masalah ini. ” Situs jejaring sosial seharunnya dapat menjadi bumbu dari kehidupan sosial kita, namun kami temukan sangat berbeda. Kenyataannya situs-situs tersebut tidak menjadi alat yang dapat meningkatkan kualitas hidup, melainkan alat yang membuat kita salah arah,” tegasnya.

Berikut ini Tips bekerja dengan komputer :

  1. Gunakan Kursi yang nyaman dan berkaki dengan ukuran sesuai dengan bokong anda.
  2. Atur senyaman mungkin resolusi monitor anda sehingga tidak melelahkan mata.
  3. Pastikan tinggi meja dan kursi anda sesuai dengan tinggi tubuh anda.
  4. Psosi monitor sedikit lebih bawah dari mata anda
  5. Cahaya  yang cukup jangan menggunakan lampu yang redup, atau kurang cahaya
  6. Setiap satu jam didepan komputer luangkan waktu 5 sampai 10 menit untuk beristirahat, berdirilah tegak, gerakan kepala secara memutar secara perlahan,  gerakan juga tangan dan kaki secara teratur, jalan-jalan sebentar lalu minum air putih, baru lanjutkan kembali.
  7. sesekala membuka mata anda dan terfokus pada titik jauh sekitar 6 meter sebentar dan ulangibeberapa kali disiang hari.

Oleh: Dede Arif  Rahman, SKM

(Referensi : dari berbagi sumber)

Dipublikasi di INFORMASI UMUM | Tinggalkan komentar

ROADSHOW PARIGI

Dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat melalui pendekatan Preventif dan Promotif, RSUD Kota Banjar kembali mengadakan kegiatan Roadshow yang diselenggarakan di Gedung Aula Kantor Kecamatan Parigi. Hadir dalam kesempatan itu Direktur RSUD Kota Banjar Drg. H. Darmadji Prawirasetya.,M.Kes, Wakil Direkur Pelayanan Dr.H.Abdurrauf,MMR, Kepala Bidang Perawatan Drs.H. Nandang Wahyu,M.Kes, Kepala Bagian Perencanaan Redi, S.Kep.,MM.Kes, Kepala Seksi Pendidikan dan Pelatihan  Sri Mulyani, S.Kep.,Ners., Dokter Spesialis Bedah Dr.Juliawan, Sp.B., Dokter Spesialis Obgyn Dr.Dennis, Sp.OG., Dr. Wiwiek Nursanti, drg.Eka Lina Liandari dan Dede Arif Rahman, SKM.

Kegiatan Roadshow yang dihadiri oleh Unsur Muspika Kecamatan Parigi, Cijulang, Pangandaran,Para Kepala Desa, Bidan Desa dan Dokter Puskesmas ini membawa misi sosialisasi dan promosi kesehatan. Direktur RSUD Kota Banjar mengatakan kunjungan warga Ciamis ke RSUD Kota Banjar mencapai 41 % sehingga kegiatan ini perlu supaya masyarakat tahu alur dan prosedur pelayanan di RSUD Kota Banjar khususnya bagi peserta Askes dan Jamkesmas,. sehingga ketika ada yang sakit segala persyaratan administratif sudah dipersiapkan dari sejak dari rumah.

Kegiatan diawali dengan pembukaan, bertindak sebagai pembawa acara adalah Sri Mulyani, S.Kep.,Ners kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Camat Parigi  Bpk Irwansyah, S.Sos dalam sambutannya beliau mengatakan sangat menyambut baik kedatangan Tim dari RSUD Kota Banjar, apalagi jika dikaitkan dengan rencana pemekaran Kecamatan Parigi dan sekitarnya dari Kabupaten Ciamis pihaknya perlu belajar banyak kepada Pemerintahan Kota Banjar yang telah sukses menjadi Kota yang mandiri. disela-sela sambutannya Pak Irwansyah juga mengisahkan keinginan dirinya yang dulunya bercita-cita ingin menjadi Dokter tetapi karena satu dan lain hal akhirnya pendidikannya dilanjutkan ke STPDN (sekarang IPDN)  dan akhirnya sekaranag menjadi seorang Camat ” ya kita harus bersikap TNI-AD Terima Nasib Ini Apa Adanya”, menddengar kalimat itu spontan Audien tertawa dan bertepuk tangan.

Acara berikutnya adalah acara sambutan dari Direkur RSUD Kota Banjar, dalam sambutannya Beliau mengucapkan banyak terimakasih kepada Pemerintah Kecamatan Parigi yang telah memfasilitasi kegiatan roadshow ini dan beliau juga mengungkapkan pentingnya keberadaan rumah sakit di wilayah Kabupaten Ciamis Selatan mengingat jarak yang lumayan jauh ke RSUD Kota Banjar apalagi pada pasien-pasien dalam kondisi gawat yang perlu mendapatkan pertolongan segera. Setelah sambutan Direktur kemudian dilanjutkan dengan pemaparan Profil Rumah Sakit yang dibawakan oleh Dr. H. Abdurrauf.,MMR selaku Wakil Direkut Pelayanan, beliau mengungkapkan Fasilitas-fasilitas yang dimiliki RSUD Kota Banjar serta fungsinya kemudian mengungkapkan SDM yang ada di RSUD Kota Banjar.

Acara kemudian dilanjutkan dengan presentasi tentang  penyakit-penyakit yang masing-masing dibawakan oleh oleh Dr. Juliawan. SpB, dan dr Dennis , SpOG, setelah itu dilanjutkan dengan sesion tanya jawab bertindak sebagai moderator Kabag perencanaan. Antusiame masyarakat sangat luar biasa sekali terbukti dari banyaknya pertanyaan terutama seputar masalah penyakit dan pelayanan Askes dan Jamkesmas, pertanyaan demi pertanyaan dapat terjawab langsung oleh ahlinya dengan baik.

Acara demi acara telah selesai terlaksana dan pada akhirnya tepat pukul 13.30 WIB acara ditutup. Rombongan bergegas menuju Pantai Pangandaran untuk makan siang dan akhirnya tiba di RS sekitar jam 16.00.

Terimakasih kepada  Bapak Irwansyah, S.Sos serta jajaran Muspika Kecamatan Parigi, Kepada Pihak ASKES yang telah memberikan majalah INFO ASKES serta seluruh pihak yang telah turut membantu terselenggaranya kegiatan ini. Semoga kegiatan ini dapat terus terlaksana  dan memberikan manfaat yang  tak terhingga. Amiin

(Foto-foto belum di upload)

Dipublikasi di Kegiatan Roadshow | Tinggalkan komentar

MINUM BIR PLETOK MENYEHATKAN

Ketika mendengar kata Bir biasanya anggapan kita langsung mengarah ke minuman yang memabukan, tidak apa-apa itu wajar-wajar saja. Tetapi jangan salah Bir yang satu ini sama sekali tidak memabukan tetapi justru menyehatkan karena terbuat dari rempah-rempah yang bermanfaat serta bebas alkohol. Pernahkah anda mendengar kata Bir Pletok?

Bir pletok adalah minuman penyegar yang dibuat dari campuran beberapa rempah-rempah, yaitu jahe, daun pandan wangi, dan serai. Minuman tradisional ini dikenal di kalangan etnis Betawi. Agar warnanya lebih menarik, orang Betawi biasanya menggunakan tambahan kayu secang, yang akan memberikan warna merah bila diseduh dengan air panas. Meskipun belum dilakukan penelitian tetapi setidaknya bahan-bahan pembuat bir ini memiliki khasiat yang tidak perlu diragukan lagi.

Bahan rempah yang terdapat dalam bir ini terdiri dari :

  • Jahe(Zingiber officinale), Tanaman ini merupakan tumbuhan rimpang, berbatang basah yang tingginya sampai 60 cm.  TanamanTumbuhan ini tumbuh subur didaerah ketinggian 1500 m di atas permukaan laut.rempah ini sudah sangat akrab dikenal dan dikonsumsi oleh masyarakat dalam berbagai bentuk makanan dan minuman. Jahe memberikan khasiat menjadikan badan lebih hangat, menurunkan tekanan darah, karena jahe merangsang pelepasan hormon adrenalin dan memperlebah pembuluh darah. Darah pun mengalir lebih cepat dan lancar. Enzim protease dan lipase yang terdapat pada jahe berguna untuk mencerna lemak dan protein dari makanan yang masik ke dalam tubuh. Gingerol pada jahe bersifat antikoagulan (mencegah penggumpalan darah) dan juga bisa membantu menurunkan kadar kolesterol, selain itu jahe juga bermanfaat sebagai obat kompres, demam, luka gigita ular,dan obat sakit perut.
  • Kapulaga, (amamum campactum soland) , rempah yang sering disebut dengan kapol, pelaga puwar, palago atau  karkolaka ini ternyata punya segudang manfaat. Tumbuhan ini kaya kandungan kimia yaitu minyak terbang sineol, terpineol dan alfaborneol, beta-kamper, protein, gula, lemak dan silikat.

Di Indonesia, ia bisa dijumpai di pasar-pasar tradisional, biasanya di area penjual bumbu dapur, maklum, kapulaga memang sering digunakan sebagai pelengkap masakan. Walaupun memiliki sifat rasa agak pahit, ia ternyata mampu memberikan efek kehangatan.

Selama ini orang banyak yang memanfaatkannya sebagai obat. Ekstrak  dari seluruh tumbuh-tumbuhan dipakai sebagai obat terhadap flatulensi atau meteorismus (penimbunan gas dalam usus), kolik dan kelemahan. Tumbuh-tumbuhan yang ditumbuk halus bersama air dipakai sebagai obat gosok untuk penyakit encok. Ekstrak dari umbi akar dipergunakan sebagai obat demam. Bijinya adalah bahan mamah, dipakai juga sebagai bumbu (untuk kue) dan sebagai obat, contohnya untuk mengobati kesulitan bernapas, mulut berbau (futor exore) dan untuk mengobati batuk dan gatal ditenggorokan dengan memamahnya. Dalam bahan biji terdapat minyak kardamon yang mengandung terpineol, terpinylasetat, sineol, borneol dan sabinen, zat putih telur, calcium-oksalat dan silisium. Selain itu juga mengandung minyak atsiri (alfaborneol dan betakamfer) yang berkhasiat untuk mengencerkan dahak, memudahkan pengeluaran angin dari perut, menghangatkan, membersihkan darah, menghilangkan rasa sakit, mengharumkan.

Kapulaga juga memiliki aroma bau sedap sehingga orang Inggris menyanjungnya sebagai grains of paradise. Aroma sedap ini berasal dari kandungan minyak atsiri pada kapulaga. Minyak atsiri ini mengandung lima zat utama, yaitu: KAPULAGA (amamum campactum soland) , rempah yang sering disebut dengan kapol, pelaga puwar, palago atau  karkolaka ini ternyata punya segudang manfaat. Tumbuhan ini kaya kandungan kimia yaitu minyak terbang sineol, terpineol dan alfaborneol, beta-kamper, protein, gula, lemak dan silikat.

Di Indonesia, ia bisa dijumpai di pasar-pasar tradisional, biasanya di area penjual bumbu dapur, maklum, kapulaga memang sering digunakan sebagai pelengkap masakan. Walaupun memiliki sifat rasa agak pahit, ia ternyata mampu memberikan efek kehangatan.

Selama ini orang banyak yang memanfaatkannya sebagai obat. Ekstrak  dari seluruh tumbuh-tumbuhan dipakai sebagai obat terhadap flatulensi atau meteorismus (penimbunan gas dalam usus), kolik dan kelemahan. Tumbuh-tumbuhan yang ditumbuk halus bersama air dipakai sebagai obat gosok untuk penyakit encok. Ekstrak dari umbi akar dipergunakan sebagai obat demam. Bijinya adalah bahan mamah, dipakai juga sebagai bumbu (untuk kue) dan sebagai obat, contohnya untuk mengobati kesulitan bernapas, mulut berbau (futor exore) dan untuk mengobati batuk dan gatal ditenggorokan dengan memamahnya. Dalam bahan biji terdapat minyak kardamon yang mengandung terpineol, terpinylasetat, sineol, borneol dan sabinen, zat putih telur, calcium-oksalat dan silisium. Selain itu juga mengandung minyak atsiri (alfaborneol dan betakamfer) yang berkhasiat untuk mengencerkan dahak, memudahkan pengeluaran angin dari perut, menghangatkan, membersihkan darah, menghilangkan rasa sakit, mengharumkan.

Kapulaga juga memiliki aroma bau sedap sehingga orang Inggris menyanjungnya sebagai grains of paradise. Aroma sedap ini berasal dari kandungan minyak atsiri pada kapulaga. Minyak atsiri ini mengandung lima zat utama, yaitu:

  • borneol (suatu terpena) yang berbau kamper seperti yang tercium dalam getah pohon kamper,
  • alfa-terpinilasetat yang harum seperti bau jeruk pettigrain limonen yang juga harum seperti bau jeruk keprok
  • alfa terpinen yang harum seperti jeruk sitrun
  • cineol yang sedap agak pedas menghangatkan seperti minyak kayu putih.

Minyak ini dapat bermanfaat untuk mengencerkan dahak, memudahkan pengeluaran angin dari perut, menghangatkan rasa sakit, dan membersihkan darah.

  • Sereh (Cymbopogon ) Dalam dunia kesehatan sereh mempunyai manfaat yang baik bagi sistem persarapan dalam tubuh manusia. selain itu sereh juga dapat berfungsi sebagai antidepresan, kelelahan, pegal linu, mengurangi rasa sakit. sreh juga baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh serta mampu melawan infeksi.
  • Lada Hitam , dapat memberikan efek hangat pada tubuh dan mengatasi masalah kulit. Peneliti dari King`s College London membuktikan manfaat kandungan piperine di lada hitam pada tikus. Selain memberikan rasa pedas, hasil sintesis akan membantu menstimulasi pigmentasi kulit pada penderita vitiligo.   Piperine sangat efektif bila dikombinasikan dengan fototerapi menggunakan radiasi ultraviolet. “Dalam studi ini menyebutkan perawatan piperine akan menstimulasi pigmentasi kulit,” kata Fotobiologis dari King`s College Antony Young seperti yang dipublikasikan British Journal of Dermatology. Hasil penelitian ini diharapkan mendukung penelitian klinis selanjutnya mengenai manfaat piperine beserta hasil sintesisnya untuk perawatan vitiligo. Sebagai contoh kasus, pop star Michael Jackson melakukan beberapa cara agar kulitnya lebih putih, dengan merusak melanin yang memberikan warna pada kulit. Melanin akan melindungi dari sinar ultraviolet yang sangat berbahaya sebagai penyebab kanker kulit.  selain itu juga lada hitam dipercaya bisa meningkatkan vitalitas kaum pria.
  • Batang Secang, (Caesalpia sappan L.) Tanaman ini menyenangi tempat terbuka sampai ketinggian 1.000 m dpl., seperti di daerah pegunungan yang berbatu tetapi tidak terlalu dingin. Secang tumbuh liar dan kadang ditanam sebagai tanaman pagar atau pembatas kebun. Perdu atau pohon kecil, tinggi 5-10 m, batang dan percabangannya berduri tempel yang bentuknya bengkok dan letaknya tersebar, batang bulat, warnanya hijau kecoklatan. Daun majemuk menyirip ganda, panjang 25-40 cm, jumlah anak daun 10-20 pasang yang letaknya berhadapan. Anak daun tidak bertangkai, bentuknya lonjong, pangkal rompang, ujung bulat, tepi rata dan hampir sejajar, panjang 10-25 mm, lebar 3-11 mm, warnanya hijau. Bunganya bunga majemuk berbentuk malai, keluar dari ujung tangkai dengan panjang 10-40 cm, mahkota bentuk tabung, warnanya kuning. Buahnya buah polong, panjang 8-10 cm, lebar 3-4 cm, ujung seperti paruh berisi 3-4 biji, bila masak warnanya hitam. Biji bulat memanjang, panjang 15-18 mm, lebar 8-1 1 mm, tebal 5-7 mm, warnanya kuning kecoklatan. Panenan kayu dapat dilakukan mulai umur 1-2 tahun. Kayunya bila digodok memberi warna merah gading muda, dapat digunakan untuk pengecatan, memberi warna pada bahan anyaman, kue, minuman atau sebagai tinta. Perbanyakan dengan biji atau stek batang. Batang Secang dapat membantu penyembuhan penyakit TBC, Malaria, Diare, Sifilis, dan luka dalam.

Jadi Anda tidak usah ragu lagi silahkan untuk mengkonsumsi Bir Pletok Khas Batavia ini. lebih enak disajikan saat musim dingin.

Atau jika anda susah mencarinya Bir Pletok di toko-toko silahkan coba resep dibawah ini :

Bahan

Cara membuat

  • Rebus air hingga mendidih, kemudian masukkan kayu manis, serai, kopi bubuk, jahe dan kayu angin, masak sampai beraroma.
  • Masukkan gula pasir dan garam, kecilkan api, rebus kembali 15 menit, angkat.
  • Hidangkan panas atau dingin (diminum hangat akan lebih nikmat).

Penulis : Dede Arif Rahman, SKM

(Referensi: dari berbagai sumber)

Dipublikasi di INFORMASI UMUM | Tinggalkan komentar

5 Elemen Penting Strategi DOTS TB

Kasus Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular, yang masih menjadi masalah sosial kesehatan masyarakat. Ibarat fenomena gunung es, kasus yang muncul di permukaan tampak sedikit, namun realita di masyarakat masih banyak terjadi penularan TB. Hal ini terjadi terutama sangat berisiko menular pada kasus TB aktif yang tidak diobati.

Kebijakan nasional penanggulangan TB telah menetapkan strategi DOTS (Directly Observe Treatment Shortcut) sebagai standar acuan program. Teknik DOTS selalu dipromosikan dalam setiap pertemuan sosialisasi maupun pelatihan TB bagi petugas puskesmas.

Secara prinsip ada lima elemen penting yang menjadi tolok ukuran strategi DOTS, antara lain :

1. Komitment politis berkesinambungan dari pemegang kebijakan :

2. Diagnosis sputum (dahak) melalui pemeriksaan mikroskopis bermutu :

3. Pengobatan jangka pendek dengan PMO (pengawas minum obat) langsung :

4. Ketersediaan OAT (obat anti tuberkulosis) yang cukup dan bermutu :

5. Recording and Reporting (RR), untuk assesment penilaian hasil kinerja :

Kelima elemen itu seperti ikatan rantai yang saling berkaitan, antara satu elemen dengan yang lainnya. Sehingga keterpaduan dan kesinambungan semua pihak sangat menentukan keberhasilan program penanggulangan TB.

Sumber: http://www.puskel.com/

Dipublikasi di Umum | Tinggalkan komentar

Asuhan Keperawatan Pada Diare

Asuhan Keperawatan Pada Diare

Diare adalah penyebab utama kesakitan dan kematian pada anak di negara berkembang, dimana diare adalah penyebab penting kekurangan gizi. Ini disebabkan karena adanya anoreksia pada penderita diare sehingga dia makan lebih sedikit daripada biasanya dan kemampuan menyerap sari makanan berkurang padahal kebutuhan sari makanan meningkat selama adanya infeksi. Penyebab kematian utama karena diare adalah dehidrasi sebagai akibat kehilangan cairan dan elektrolit melalui tinjanya.
Definisi Diare BAB lebih dari tiga dengan konsistensi cair (WHO, 1992)
Jenis-jenis diare
Diare sebagai epidemiologi didefinisikan sebagai keluarnya tinja yang lunak dan cair tiga kali atau lebih dalam sehari. Secara klinik dibedakan 3 macam sindroma diare, yang masing-masing mencerminkan patogenesis yang berbeda dan memerlukan pendekatan yang berlainan dalam pengobatannya,
Diare cair akut
Diare yang terjadi secara akut dan berlangsung kurang dari 14 hari (bahkan kebanyakan kurang dari 7 hari), dengan pengeluaran tinja yang lunak / cair yang sering dan tanpa darah. Mungkin disertai muntah dan panas. Diare cair akut menyebabkan dehidrasi, dan bila masukan makanan kurang dapat mengakibatkan kurang gizi. Kematian yang terjadi disebabkan karena dehidrasi. Penyebab terpenting pada anak-anak : Shigella, Campylobacter jejuni dan Cryptosporidium, Vibrio cholera, Salmonella, E. coli, rotavirus.
Disentri
Adalah diare yang disertai darah dalam tinja, akibatnya antara lain : anoreksia, penurunan berat badan secara cepat, perusakan mukosa usus karena bakteri invasive. Penyebab utama adalah Shigella, penyebab lainnya Salmonella, C. jejuni.
Diare Persisten
Adalah diare yang mula-mula bersifat akut tapi berlangsung selama 14 hari. Episode ini dimulai sebagai diare cair atau disentri. Kehilangan berat badan yang nyata sering terjadi. Volume tinja dalam jumlah banyak sehingga ada resiko dehidrasi. Penyebab : E. coli, Shigella dan Cryptosporidium. Diare persisten berbeda dengan diare kronik, yakni diare intermitten (hilang-timbul), atau yang berlangsung lama dengan penyebab non infeksi, seperti penyakit sensitive terhadap gluten atau gangguan metabolisme yang menurun.
Epidemiologi
Kuman penyebab diare menyebar masuk melalui mulut antara lain makanan, minuman yang tercemar tinja atau yang kontak langsung dengan tinja penderita.
  • Perilaku khusus meningkatkan resiko terjadinya diare; Tidak memberikan ASI secara penuh 4-6 bulan pertama kehidupan, Menggunakan botol susu yang tercemar, Menyimpan makanan masak pada suhu kamar dalam waktu cukup lama, Menggunakan air minuman yang tercemar oleh bakteri yang berasal dari tinja, Tidak mencuci tangan setelah buang air besar, sesudah membuang tinja atau sebelum memasak makanan, Tidak membuang tinja secara benar.
  • Faktor yang meningkatkan kerentanan terhadap diare; Tidak memberikan ASI sampai umur 2 tahun, Kurang gizi, Campak, Imunodefisiensi / imunosupressif.
  • Umur Kebanyakan diare terjadi pada 2 tahun pertama kehidupan, insiden paling banyak 6 – 10 bulan (pada masa pemberian makanan pendamping).
  • Variasi musiman Variasi pola musim diare dapat terjadi melalui letak geografi. Pada daerah sub tropik, diare karena bakteri lebih sering terjadi pada musim panas sedangkan diare karena virus (rotavirus) puncaknya pada musim dingin. Pada daerah tropik diare rotavirus terjadi sepanjang tahun, frekuensi meningkat pada musim kemarau sedangkan puncak diare karena bakteri adalah pada musim hujan.
  • Infeksi asimtomatik kebanyakan infeksi usus bersifat asimtomatik / tanpa gejala dan proporsi ini meningkat di atas umur 2 tahun karena pembentukkan imunitas aktif.
Prinsip utama pengobatan diare
  1. Diare cair membutuhkan penggantian cairan dan elektrolit tanpa melihat etiologinya/penyebabnya.
  2. Makanan harus diteruskan bahkan ditingkatkan selama diare untuk menghindarkan efek buruk pada gizi.
  3. Antibiotik/anti parasit tidak boleh digunakann secara rutin, tidak ada manfaatnya untuk kebanyakan kasus termasuk diare berat, diare dengan panas kecuali :  pada disentri yang harus diobati dengan antimikroba yang efektif untuk shigella, Suspek kolera dengan dehidrasi berat,  Diare persisten, bila diketemukan tropozoit atau kista G lamblia atau tropozoit E. histolitika di tinja atau cairan usus, atau bila bakteri patogen ditemukan dalam kultur tinja.
Terapi rehidrasi, Bertujuan untuk mengoreksi kekurangan cairan dan elektrolit secara cepat.
Terapi rehidrasi oral:
  • Cairan oralit (cairan rehidrasi oral)  Oralit adalah campuran gula dan garam. Rasio glukosa vs natrium paling tidak 1 : 1. Untuk terapi diare di rumah ibu diberi oralit untuk pemakaian 2 hari. Bila memberikan oralit satu kantong harus diberikan sekaligus dan larutan oralit yang tidak digunakan dalam 24 jam harus dibuang. Bila diare terus berlangsung sedangkan oralit sudah habis harus memberikan cairan rumah tangga atau membawa kembali anaknya ke sarana kesehatan untuk pengobatan.
  • Cairan rumah tangga,  Meskipun komposisinya tidak seberat oralit untuk mengobati dehidrasi, cairan larutan seperti sup, air biasa, minuman yoghurt mungkin lebih praktis untuk rehidrasi oral mencegah dehidrasi. Cairan rumah tangga ini harus segera diberikan pada anak pada saat mulai diare dengan tujuan memberi lebih banyak cairan dari biasanya. Ada beberapa cairan yang tidak boleh diberikan pada anak yang menderita diare termasuk sari buah manis yang diperdagangkan, pencahar, stimulansia seperti kopi.
Kriteria cairan rumah tangga yang diberikan pada penderita diare :
  1. Aman bila diberikan dalam jumlah banyak. Teh yang sangat manis, soft drink dan minuman buah komersial yang manis harus dihindarkan karena menyebabkan diare osmotik, memperberat dehidrasi.
  2. Mudah menyiapkan.
  3. Dapat diterima oleh penderita.
  4. Efektif.
Upaya rehidrasi oral tidak tepat untuk :
  • Pengobatan awal dehidrasi berat, karena cairan harus diganti dengan cepat.
  • Penderita ileus paratikus dan perut kembung.
  • Penderita yang tidak dapat minum.
Upaya rehidrasi oral tidak efektif untuk :
  • Penderita dengan pengeluaran tinja yang sangat banyak dan cepat (lebih dari 15 ml/kgBB/jam) serta penderita tidak dapat minum cairan dengan jumlah yang cukup untuk mengganti kehilangannya.
  • Penderita dengan muntah berat dan berulang-ulang.
  • Penderita malabsorbsi glukosa; penderita seperti itu larutan oralit menyebabkan volume tinja meningkat nyata dan tinja mengandung glukosa jumlah besar.
Makanan pada terapi diare
ASI, susu formula atau susu sapi harus diberikan seperti biasanya. Anak umur 6 bulan atau lebih harus diberikan makanan lunak/setengah padat. Tawarkan makanan setiap 3-4 jam atau berikan anak makanan sebanyak dia mau. Pemberian makanan sedikit – sedikit namun sering lebih dapat diterima daripada diberikan dalam jumlah besar tapi jarang. Setelah diare berhenti, teruskan pemberian makanan satu kali lebih banyak daripada biasanya selama 2 minggu menggunakan makanan yang mengandung banyak gizi.
Obat anti diare
Banyak obat dijual untuk mengobati diare akut dan muntah. Obat-obatan anti diare meliputi anti motilitas usus (misal loperamid, difenoksilat, kodein), adsorben (misal norit, kaolin, attapulgit, smectite) dan biakan bakteri hidup (misal lactobacillus, streptokokus faecalis). Antimuntah termasuk klorpromasin, prometasin. Semua obat di atas tidak boleh diberikan pada anak di bawah 5 tahun.
Antibiotika juga tidak boleh diberikan secara rutin kecuali untuk penderita disentri / kolera. Penggunaan yang berlebihan anti diare, anti muntah, antibiotika, anti protozoa menghambat pemberian oralit atau menghambat pertolongan ke sarana kesehatan. Hal ini juga menghamburkan uang.
Tanda-tanda memburuknya diare, Ibu harus membawa anaknya ke sarana kesehatan jika :
  • tinja cair keluar amat sering.
  • muntah berulang.
  • rasa haus yang meningkat.
  • tidak dapat makan dan minum seperti biasanya.
Diare yang terkait dengan penyakit lain
  1. Diare yang terkait dengan campak. Insiden meningkat pada waktu terkena campak, selama 4 minggu setelah timbulnya penyakit dan kemungkinan sampai 6 bulan sesudah episode campak. Diare yang berhubungan dengan campak seringkali berat dan lama. Karenanya imunisasi campak merupakan cara yang penting untuk mencegah diare dan kematian yang berhubungan dengan diare.
  2. Diare dengan panas  Sering terjadi pada diare yang disebabkan karena rotavirus atau bakteri invasif, seperti shigella, campylobacter atau salmonella. Panas mungkin menyertai dehidrasi dan menghilang selama rehidrasi. Panas pada penderita diare mungkin pula tanda infeksi lain seperti pneumonia, malaria. Namun begitu, tidaklah tepat memberi antibiotik pada anak penderita diare hanya karena panas. Bila suhu badan anak 39oC atau lebih anak harus diobati dengan paracetamol untuk menurunkan suhu badannya atau bila panas sangat tinggi dengan mengompres kepala dan perutnya dengan air hangat.
Penyebab penurunan gizi selama diare
1. Berkurangnya masukan makanan, Merupakan akibat dari :
a. Anoreksia yang terutama terlihat pada anak disentri.
b. Muntah.
c. Menghentikan makanan karena kepercayaan tradisional untuk mengistirahatkan usus.
d. Memberikan makanan dengan nilai gizi kurang, seperti sup yang diencerkan.
2. Berkurangnya penyerapan zat makanan, Disebabkan karena :
a. Kerusakan epitel absorbsi yang mengurangi luas permukaan usus.
b. Defisiensi disakarida karena kegagalan produksi enzim oleh mikrovili yang rusak.
c. Berkurangnya konsentrasi asam empedu yang diperlukan untuk absorbsi lemak.
d. Transit makanan melalui usus yang sangat cepat menyebabkan tidak cukup waktu untuk pencernaan dan absorbsi.
3. Meningkatnya kebutuhan zat makanan, Kebutuhan zat makanan meningkat karena :
a. Kebutuhan metabolik karena panas.
b. Kebutuhan untuk memperbaiki epitel usus.
c. Kebutuhan mengganti kehilangan protein serum melalui mukosa usus yang rusak seperti pada disentri.
Diagnosa Keperawatan yang mungkin  muncul pada Asuhan Keperawatan Diare
  1. Kurangnya volume cairan
  2. Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh
  3. Risiko kerusakan integritas kulit

sumber; http://www.tempointeraktif.com

Asuhan Keperawatan Pada Diare

Diare adalah penyebab utama kesakitan dan kematian pada anak di negara berkembang, dimana diare adalah penyebab penting kekurangan gizi. Ini disebabkan karena adanya anoreksia pada penderita diare sehingga dia makan lebih sedikit daripada biasanya dan kemampuan menyerap sari makanan berkurang padahal kebutuhan sari makanan meningkat selama adanya infeksi. Penyebab kematian utama karena diare adalah dehidrasi sebagai akibat kehilangan cairan dan elektrolit melalui tinjanya.
Definisi Diare BAB lebih dari tiga dengan konsistensi cair (WHO, 1992)
Jenis-jenis diare
Diare sebagai epidemiologi didefinisikan sebagai keluarnya tinja yang lunak dan cair tiga kali atau lebih dalam sehari. Secara klinik dibedakan 3 macam sindroma diare, yang masing-masing mencerminkan patogenesis yang berbeda dan memerlukan pendekatan yang berlainan dalam pengobatannya,

Diare cair akut
Diare yang terjadi secara akut dan berlangsung kurang dari 14 hari (bahkan kebanyakan kurang dari 7 hari), dengan pengeluaran tinja yang lunak / cair yang sering dan tanpa darah. Mungkin disertai muntah dan panas. Diare cair akut menyebabkan dehidrasi, dan bila masukan makanan kurang dapat mengakibatkan kurang gizi. Kematian yang terjadi disebabkan karena dehidrasi. Penyebab terpenting pada anak-anak : Shigella, Campylobacter jejuni dan Cryptosporidium, Vibrio cholera, Salmonella, E. coli, rotavirus.
Disentri
Adalah diare yang disertai darah dalam tinja, akibatnya antara lain : anoreksia, penurunan berat badan secara cepat, perusakan mukosa usus karena bakteri invasive. Penyebab utama adalah Shigella, penyebab lainnya Salmonella, C. jejuni.
Diare Persisten
Adalah diare yang mula-mula bersifat akut tapi berlangsung selama 14 hari. Episode ini dimulai sebagai diare cair atau disentri. Kehilangan berat badan yang nyata sering terjadi. Volume tinja dalam jumlah banyak sehingga ada resiko dehidrasi. Penyebab : E. coli, Shigella dan Cryptosporidium. Diare persisten berbeda dengan diare kronik, yakni diare intermitten (hilang-timbul), atau yang berlangsung lama dengan penyebab non infeksi, seperti penyakit sensitive terhadap gluten atau gangguan metabolisme yang menurun.
Epidemiologi
Kuman penyebab diare menyebar masuk melalui mulut antara lain makanan, minuman yang tercemar tinja atau yang kontak langsung dengan tinja penderita.
  • Perilaku khusus meningkatkan resiko terjadinya diare; Tidak memberikan ASI secara penuh 4-6 bulan pertama kehidupan, Menggunakan botol susu yang tercemar, Menyimpan makanan masak pada suhu kamar dalam waktu cukup lama, Menggunakan air minuman yang tercemar oleh bakteri yang berasal dari tinja, Tidak mencuci tangan setelah buang air besar, sesudah membuang tinja atau sebelum memasak makanan, Tidak membuang tinja secara benar.
  • Faktor yang meningkatkan kerentanan terhadap diare; Tidak memberikan ASI sampai umur 2 tahun, Kurang gizi, Campak, Imunodefisiensi / imunosupressif.
  • Umur Kebanyakan diare terjadi pada 2 tahun pertama kehidupan, insiden paling banyak 6 – 10 bulan (pada masa pemberian makanan pendamping).
  • Variasi musiman Variasi pola musim diare dapat terjadi melalui letak geografi. Pada daerah sub tropik, diare karena bakteri lebih sering terjadi pada musim panas sedangkan diare karena virus (rotavirus) puncaknya pada musim dingin. Pada daerah tropik diare rotavirus terjadi sepanjang tahun, frekuensi meningkat pada musim kemarau sedangkan puncak diare karena bakteri adalah pada musim hujan.
  • Infeksi asimtomatik kebanyakan infeksi usus bersifat asimtomatik / tanpa gejala dan proporsi ini meningkat di atas umur 2 tahun karena pembentukkan imunitas aktif.
Prinsip utama pengobatan diare
  1. Diare cair membutuhkan penggantian cairan dan elektrolit tanpa melihat etiologinya/penyebabnya.
  2. Makanan harus diteruskan bahkan ditingkatkan selama diare untuk menghindarkan efek buruk pada gizi.
  3. Antibiotik/anti parasit tidak boleh digunakann secara rutin, tidak ada manfaatnya untuk kebanyakan kasus termasuk diare berat, diare dengan panas kecuali :  pada disentri yang harus diobati dengan antimikroba yang efektif untuk shigella, Suspek kolera dengan dehidrasi berat,  Diare persisten, bila diketemukan tropozoit atau kista G lamblia atau tropozoit E. histolitika di tinja atau cairan usus, atau bila bakteri patogen ditemukan dalam kultur tinja.
Terapi rehidrasi, Bertujuan untuk mengoreksi kekurangan cairan dan elektrolit secara cepat.
Terapi rehidrasi oral:
  • Cairan oralit (cairan rehidrasi oral)  Oralit adalah campuran gula dan garam. Rasio glukosa vs natrium paling tidak 1 : 1. Untuk terapi diare di rumah ibu diberi oralit untuk pemakaian 2 hari. Bila memberikan oralit satu kantong harus diberikan sekaligus dan larutan oralit yang tidak digunakan dalam 24 jam harus dibuang. Bila diare terus berlangsung sedangkan oralit sudah habis harus memberikan cairan rumah tangga atau membawa kembali anaknya ke sarana kesehatan untuk pengobatan.
  • Cairan rumah tangga,  Meskipun komposisinya tidak seberat oralit untuk mengobati dehidrasi, cairan larutan seperti sup, air biasa, minuman yoghurt mungkin lebih praktis untuk rehidrasi oral mencegah dehidrasi. Cairan rumah tangga ini harus segera diberikan pada anak pada saat mulai diare dengan tujuan memberi lebih banyak cairan dari biasanya. Ada beberapa cairan yang tidak boleh diberikan pada anak yang menderita diare termasuk sari buah manis yang diperdagangkan, pencahar, stimulansia seperti kopi.
Kriteria cairan rumah tangga yang diberikan pada penderita diare :
  1. Aman bila diberikan dalam jumlah banyak. Teh yang sangat manis, soft drink dan minuman buah komersial yang manis harus dihindarkan karena menyebabkan diare osmotik, memperberat dehidrasi.
  2. Mudah menyiapkan.
  3. Dapat diterima oleh penderita.
  4. Efektif.
Upaya rehidrasi oral tidak tepat untuk :
  • Pengobatan awal dehidrasi berat, karena cairan harus diganti dengan cepat.
  • Penderita ileus paratikus dan perut kembung.
  • Penderita yang tidak dapat minum.
Upaya rehidrasi oral tidak efektif untuk :
  • Penderita dengan pengeluaran tinja yang sangat banyak dan cepat (lebih dari 15 ml/kgBB/jam) serta penderita tidak dapat minum cairan dengan jumlah yang cukup untuk mengganti kehilangannya.
  • Penderita dengan muntah berat dan berulang-ulang.
  • Penderita malabsorbsi glukosa; penderita seperti itu larutan oralit menyebabkan volume tinja meningkat nyata dan tinja mengandung glukosa jumlah besar.
Makanan pada terapi diare
ASI, susu formula atau susu sapi harus diberikan seperti biasanya. Anak umur 6 bulan atau lebih harus diberikan makanan lunak/setengah padat. Tawarkan makanan setiap 3-4 jam atau berikan anak makanan sebanyak dia mau. Pemberian makanan sedikit – sedikit namun sering lebih dapat diterima daripada diberikan dalam jumlah besar tapi jarang. Setelah diare berhenti, teruskan pemberian makanan satu kali lebih banyak daripada biasanya selama 2 minggu menggunakan makanan yang mengandung banyak gizi.
Obat anti diare
Banyak obat dijual untuk mengobati diare akut dan muntah. Obat-obatan anti diare meliputi anti motilitas usus (misal loperamid, difenoksilat, kodein), adsorben (misal norit, kaolin, attapulgit, smectite) dan biakan bakteri hidup (misal lactobacillus, streptokokus faecalis). Antimuntah termasuk klorpromasin, prometasin. Semua obat di atas tidak boleh diberikan pada anak di bawah 5 tahun.
Antibiotika juga tidak boleh diberikan secara rutin kecuali untuk penderita disentri / kolera. Penggunaan yang berlebihan anti diare, anti muntah, antibiotika, anti protozoa menghambat pemberian oralit atau menghambat pertolongan ke sarana kesehatan. Hal ini juga menghamburkan uang.
Tanda-tanda memburuknya diare, Ibu harus membawa anaknya ke sarana kesehatan jika :
  • tinja cair keluar amat sering.
  • muntah berulang.
  • rasa haus yang meningkat.
  • tidak dapat makan dan minum seperti biasanya.
Diare yang terkait dengan penyakit lain
  1. Diare yang terkait dengan campak. Insiden meningkat pada waktu terkena campak, selama 4 minggu setelah timbulnya penyakit dan kemungkinan sampai 6 bulan sesudah episode campak. Diare yang berhubungan dengan campak seringkali berat dan lama. Karenanya imunisasi campak merupakan cara yang penting untuk mencegah diare dan kematian yang berhubungan dengan diare.
  2. Diare dengan panas  Sering terjadi pada diare yang disebabkan karena rotavirus atau bakteri invasif, seperti shigella, campylobacter atau salmonella. Panas mungkin menyertai dehidrasi dan menghilang selama rehidrasi. Panas pada penderita diare mungkin pula tanda infeksi lain seperti pneumonia, malaria. Namun begitu, tidaklah tepat memberi antibiotik pada anak penderita diare hanya karena panas. Bila suhu badan anak 39oC atau lebih anak harus diobati dengan paracetamol untuk menurunkan suhu badannya atau bila panas sangat tinggi dengan mengompres kepala dan perutnya dengan air hangat.
Penyebab penurunan gizi selama diare
1. Berkurangnya masukan makanan, Merupakan akibat dari :
a. Anoreksia yang terutama terlihat pada anak disentri.
b. Muntah.
c. Menghentikan makanan karena kepercayaan tradisional untuk mengistirahatkan usus.
d. Memberikan makanan dengan nilai gizi kurang, seperti sup yang diencerkan.
2. Berkurangnya penyerapan zat makanan, Disebabkan karena :
a. Kerusakan epitel absorbsi yang mengurangi luas permukaan usus.
b. Defisiensi disakarida karena kegagalan produksi enzim oleh mikrovili yang rusak.
c. Berkurangnya konsentrasi asam empedu yang diperlukan untuk absorbsi lemak.
d. Transit makanan melalui usus yang sangat cepat menyebabkan tidak cukup waktu untuk pencernaan dan absorbsi.
3. Meningkatnya kebutuhan zat makanan, Kebutuhan zat makanan meningkat karena :
a. Kebutuhan metabolik karena panas.
b. Kebutuhan untuk memperbaiki epitel usus.
c. Kebutuhan mengganti kehilangan protein serum melalui mukosa usus yang rusak seperti pada disentri.
Diagnosa Keperawatan yang mungkin  muncul pada Asuhan Keperawatan Diare
  1. Kurangnya volume cairan
  2. Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh
  3. Risiko kerusakan integritas kulit
Dipublikasi di INFORMASI UMUM | Tinggalkan komentar

SISTEM KEKEBALAN TUBUH

Kita jarang menyadari bahwa sebenarnya lingkungan disekitar kita banyak ancaman-ancaman penyakti dari mulai virus, bakteri, miroba, toksin dan lain sebagainya, terlebih lagi di lingkungan yang banyak dihuni oleh penyakit seperti Rumah sakit, Tempat pembuangan sampah, jalan raya yang penuh dengan debu, lingkungan pabrik dsb. tapi kenapa kita tidak sakit?  ya..semestinya kita “harus sakit” tetapi ada kekuatan alami didalam tubuh kita yang menjaga selama 24 jam dari berbagai unsur penyakit. Kekuatan tersebut disebut “Sistem Kekebalan Tubuh”. Bayangkan jika kita tidak mempunyai kekebalan tubuh, seperti orang yang sudah meninggal, bakteri, parasit, virus hanya butuh beberapa minggu untuk menguraikan tubuh kita sehingga yang tersisa hanya kerangka.

DEFINISI
Sistem kekebalan tubuh dirancang untuk pertahanan tubuh melawan benda asing atau zat-zat kimia berbahaya yang menyerang. Beberapa zat-zat termasuk mikroorganisme (biasanya disebut kuman, seperti bakteri, virus, dan jamur), parasit (seperti cacing), sel kanker, dan bahkan organ dan jaringan yang ditransplantasi. Zat-zat yang merangsang reaksi kekebalan di dalam tubuh disebut antigen. Antigen bisa juga ada dengan sendirinya-misal, sebagai polen atau molekul makanan. Reaksi kekebalan normal terdiri dari mengenali antigen benda asing, mengerahkan kekuatan untuk bertahan melawan benda asing itu, dan menyerangnya.

Sistem kekebalan tubuh akan melindungi kita dengan berbagai macam cara, seperti contoh:

  • ketika kita tersedak, tubuh kita merespon untuk mengeluarkan benda atau cairan tersebut melalui batuk, agar benda tersebut tidak masuk ke dalam paru-paru.
  • Ketika ada debu yang masuk ke dalam hidung, tubuh akan mengeleuarkannya melalui bersin.
  • Ketika kulit terluka sistem kekebalan tubuh segera melindungi dan mencegah virus, bakteri atau parasit yang menempel pada luka tersebut.

bahkan susunan anatomi tubuh kita telah di ciptakan Allah SWT sudah dalam kondisi yang terprotek dari ancaman penyakit. contohnya:

  • bulu hidung berfungsi untuk menyaring udara dari partikel debu, bau dan penyakit lainnya.
  • Alis kita berfungsi untuk mencegah tetesan keringat agar tidak masuk ke dalam mata.
  • jari-jari kita dilengkapi dengan kuku, supaya gampang menggaruk ketika ada gatal. dsb

Belum lagi didalam tubuh kita, sistem pencernaan, pernafasan kita semuanya terlindungi oleh sistem kekebalan tubuh. Dalam mekanisme sistem kekebalan tubuh terdapat antibodi, yakni zat dalam darah yang diproduksi oleh sel darah putih dan berfungsi untuk menyerang kuman. Antibodi terdiri dari protein, disebut juga immunoglobulin, disingkat ig, suatu serum protein globulin.

Tiap kali ada benda asing yang masuk kedalam tubuh diperlukan 10 – 14 hari untuk membentuk antibodi. Antibodi akan menghancurkan musuh-musuh penyerbu (disebut juga antigen), seperti bakteri dan virus penyebab penyakit, dengan cara mengikatkan diri pada antigen tersebut dan menandai daerah-daerah pada zat asing tempat mereka mengikatkan diri. Selanjutnya pasukan sel-sel limfosit B (sel-sel antibodi yang dihasilkan oleh sumsum tulang belakang) akan datang menghancurkan zat pengganggu tersebut.

Beberapa sel darah putih-limfosit B-mengenali penyerang secara langsung. Tetapi yang lainnya-limfosit T- membutuhkan bantuan dari sel lainnya pada sistem kekebalan-disebut sel antigen-presenting. Sel ini mencerna penyerang dan menguraikannya ke dalam bagian-bagian. Bagian-bagian antigen yang berasal dari penyerang tersebut kemudian “dihadirkan” dalam saluran dimana limfosit T bisa dikenali.

Bagaimana limfosit mengenali antigen

Sistem kekebalan tubuh kita terkadang bekerja secara keliru atau berlebihan, seperti pada orang allergi contohnya allegi debu sehingga menyebabkanbersin yang terus menerus, atau juga allergi makanan, dalam allergi system kekebalan tubuh ini bekerja secara berlebihan. Sistem kekebaln tubuh bisa juga bekerja secara menyimpang, beberapa penyakit yang timbul karena penyipangan sistem kekebalan tubuh adalah Juvenile-onset diabetes (kencing manis yang diderita sejak kecil) dan rheumatoid arthritis (radang sendi). Penyakit kencing manis disebabkan oleh sistem kekebalan yang bekerja secara keliru menyerang dan menghancurkan sel-sel tertentu pada pankreas yang menghasilkan insulin atau hormon yang mengontrol kadar gula dalam darah.
Sedangkan penyakit radang sendi muncul disebabkan oleh serangan sistem kekebalan tubuh pada jaringan dalam sambungan persendian.

Contoh terakhir dari kekeliruan sistem kekebalan tubuh adalah efek sistem tersebut pada pencangkokan organ atau jaringan tubuh. Ketika organ atau jaringan tubuh orang lain dicangkokan pada tubuh kita, sistem kekebalan tubuh tidak dapat mengenali dengan benar, sehingga malah menyerang organ atau jaringan tersebut. Masalah ini tidak bisa dicegah, tetapi dapat dikurangi secara hati-hati dengan mencocokan terlebih dahulu jaringan tersebut, antara yang memberi dengan yang menerima atau dengan penggunaan obat untuk mencegah reaksi berlebihan sistem kekebalan tubuh (disebut juga immunosuppressing).

Bagaimana menjaga Sistem kekebalan Tubuh?

Sistem kekebalan tubuh dapat dijaga melalui makan makanan yang bergizi, pola hidup teratur, cukup istirahat, memanajemen stress dengan baik, menghindari makanan yang membahayakan, dan olah raga teratur. tidak ada salahnya sesekali kita melakukan pemeriksaan tekanan darah, cek laboratorium  untuk mengetahui secara dini jikalau ada penyakit dalam tubuh kita. mengatur keseimbangan jiwa dan raga melalui kegiatan kerohanian, meditasi, itu akan menjadikan hidup lebih baik lagi.

Memahami istilah sistem kekebalan tubuh
  • Antibodi (immunoglobulin):
    Protein yang dihasilkan oleh limfosit dan berinteraksi dengan antigen khusus
  • Antigen:
    Setiap zat yang bisa merangsang reaksi kekebalan
  • Basofil:
    Sel darah putih yang melepaskan histamin (zat yang mempengaruhi reaksi alergi) dan yang menghasilkan zat untuk menarik neutropil dan eosinopil untuk ke tempat masalah.
  • Sel:
    Bagian terkecil pada kehidupan organisme, terdiri dari nucleus dan sitoplasma yang dikelilingi oleh selaput
  • Chemotaxis:
    Proses menarik sel karena zat kimia.
  • Sistem komplemen:
    Kumpulan protein dengan berbagai fungsi kekebalan, seperti membunuh bakteri dan sel benda asing yang lain, membuat sel benda asing mudah bagi macrophages untuk mengidentifikasi dan mencernanya, penarikan macrophages dan neutropil ke daerah yang sulit, dan meningkatkan keefektifitasan pada antibodi.
  • Sitokinesis (Cytokines):
    Pengantar sistem kekebalan, yang membantu mengatur reaksi kekebalan.
  • Sel Dendrit:
    Sel darah putih yang biasanya menetap di jaringan dan yang membantu limfosit T untuk mengenal antigen benda asing.
  • Eosinofil:
    Sel darah putih dapat mencerna bakteri dan sel benda asing lain, yang bisa menolong melumpuhkan dan membunuh parasit, yang berpartisipasi dalam reaksi alergi, dan yang membantu menghancurkan sel kanker.
  • Helper T cell:
    Sel darah putih yang membantu limfosit B mengenali dan menghasilkan antibodi melawan antigen benda asing.
  • Histocompatibility:
    Secara harafiah, kemampuan jaringan, ditentukan oleh antigen leukosit manusia (histocompatibility kompleks yang besar) dan digunakan untuk memastikan apakah transplantasi jaringan atau organ bisa diterima oleh penerima.
  • Human leukocyte antigens (HLA):
    Kumpulan molekul yang ditempatkan di permukaan sel dan unik di setiap organisme, memampukan tubuh untuk membedakan dirinya dengan bukan dirinya, yang juga disebut major histocompatibility komples.
  • Reaksi kekebalan:
    Reaksi pada sistem kekebalan terhadap antigen.
  • Immunoglobulin:
    Sinonimnya antibodi.
  • Interleukin:
    Tipe sekresi cytokine dengan beberapa sel darah putih untuk mempengaruhi sel darah putih lainnya.
  • Killer (cytotoxic) T cell:
    Limfosit yang menuju benda asing atau sel yang tidak normal dan membunuhnya.
  • Leukosit:
    Sel darah putih, seperti monocyte, neutropil, eosinophil, basophil, atau limfosit.
  • Limfosit:
    Sel darah putih bertanggungjawab untuk kekebalan khusus, termasuk menghasilkan antibodi (oleh limfosit B) dan membedakan dirinya dengan bukan dirinya (oleh limfosit T).
  • Makrofag:
    Sel besar yang diperoleh dari sel darah putih disebut monocyte yang mencerna bakteri dan sel benda asing lain, dan yang membantu sel darah putih mengidentifikasi mikroorganisme dan zat-zat benda asing lainnya.
  • Major histocompatibility complex (MHC):
    Sinonim untuk antigen leukosit manusia.
  • Mast cell:
    Sel pada jaringan yang melepaskan histamin dan zat lain yang berhubungan dengan reaksi alergi.
  • Molekul:
    Sekelompok atom secara kimia dikombinasikan untuk membentuk zat kimia unik.
  • Natural killer cell:
    Jenis limfosit yang, tidak sama dengan limfosit lain, siap dibentuk untuk membunuh mikroorganisme tertentu dan sel kanker.
  • Neutrofil:
    Sel darah putih yang mencerna dan membunuh bakteri dan sel benda asing lain.
  • Pagosit:
    Sel yang mencerna dan membunuh serangan mikroorganisme, sel lain, dan bagian-bagian sel.
  • Pagositisis:
    Proses pada sel mencerna dan menyerang mikroorganisme, sel lain, atau bagian sel.
  • Reseptor:
    Molekul pada permukaan sel atau bagian dalam sel yang mengijinkan hanya molekul yang sesuai sekali-seperti kunci yang sesuai dengan gembok-untuk mendampinginya.
  • Suppressor T cell:
    Sel darah putih yang membantu akhir reaksi kekebalan.

Sumber : http://medicastore.com, http://demitri9.multiply.com

Dipublikasi di INFORMASI UMUM | Tinggalkan komentar

Kiat mengatasi Bau Mulut

bau_mulutBau mulut memang sangat menggangu.  Selain menjaga kebersihan gigi dan mulut, juga asupan makanan harus dijaga. Berikut tips untuk menghindari  bau mulut dari beberapa dokter gigi :

  1. Perbanyak minum air putih, khususnya dibulan puasa. Dianjurkan minum air putih  saat berbuka puassa untuk menghindari  terjadinya dehidrasi karena banyak cairan  yang hilang  saat melakukan  aktivitas di siang hari.
  2. Perbanyak makan buah-buahan yang banyak mengandung air seperti tomat, jeruk, semangka, apel, pepaya atau blewah dan sayuaran.
  3. Hindari makanan yang mengandung MSG, lemak dan makanan pedas yang merangsang lambung.
  4. Gosoklah gigi minimal dua kali sehari saat pagi dan malam hari, menyikat gigi sebaiknya tidak kurang dar 3 menit.
  5. Jangan lupa untuk menggosok lidah karena lidah terdiri dari papila-papila yang dapat  menajdi tempat menempelnya makanan.
  6. Seringlah berkumur untuk membantu  mengurangi bau mulut karena air liur agar tidak  terlalu pekat dan diransang  peningkatan jumlahnya.
  7. Tindakan pembersihan karang gigi juga perlu dilakukan. Pembersihan  karang gigi  dapat membantu mengurangi bau mulut.
  8. Jika ada gigi yang berlubang, segera ditambal  juga perbaiki tambalan yang  rusak. Mintalah ke dokter gigi anda  untuk membuang  sisa-sisa akar gigi yang masih tertinggal karena sisa akar juga menjadi tempat yang nyaman  untuk ditinggali bakteri anaerob.
  9. Apabila anda menggunakan gigi tiruan (palsu) jangan lupa untuk selalu membersihkannya.
  10. Hindari kebiasaan merokok, karena kandungan-kandungan dalam setiap batang  rokok dapat  memperburuk kondisi kesehatan  mulut  dan berkurangnya  air liur.
  11. Hindari menyantap hidangan yang  berppotensi  menimbulkan  aroma tak sedap seperti petai, jengkol,  bawang merah, bawang putih, terutama saaat sarapan pagi. Juga buah-buahan  yang beraroma  menyengat  dan menimbulkan bau mulut seperti durian dan nangka.
  12. Gunakan cairan kumur antiseptik untuk membantu  mengatasi bau mulut , asal tidak berlebihan . Berkumurlah dalam keadaan gigi atas dan bawah terkatup, supaya air dapat masuk ke sela-sela gigi.

Sumber : http://pusatmedis.com/kiat-mengatasi-bau-mulut_254.htm

Dipublikasi di Tips Sehat | 2 Komentar

Meningkatkan Fungsi Sistem Imun Tubuh

Fungsi suplemen bagi penderita kanker pada dasarnya lebih berperan untuk mengembalikan fungsi organ tubuh, mempercepat regenerasi sel tubuh yang baik, dan meningkatkan fungsi kekebalan tubuh pasca kemoterapi dan penyinaran radiasi.

Terapi yang dilakukan bagi penderita kanker, baik yang dilakukan dengan kemoterapi maupun penyinaran radiasi, bukan tidak berisiko. Kemoterapi, selain menghambat sel kanker yang tumbuh dengan cepat, juga dapat merusak sel sehat di sumsum tulang dan organ bagian dalam. Efek dari kemoterapi pun menyebabkan kerusakan organ vital dalam tubuh manusia seperti hati, ginjal, jantung, paru-paru, dan sebagainya.

Suplemen makanan diharapkan dapat memberi asupan nutrisi secara spesifik yang diperlukan oleh pasien kanker sesuai anjuran dokter. Penderita kanker memerlukan suplemen yang dapat memertahankan berat badan dan meningkatkan fungsi imun tubuh.

Suplemen yang dikonsumsi sebaiknya mengandung asal lemak omega 3 (tiga), asam amino tunggal, dan sejenisnya. Pemberiannya disesuaikan dengan keadaan serta masalah yang dihadapi oleh penderita kanker.

Saat ini, salah satu metode terapi yang kerap digunakan untuk membantu penderita kanker untuk menaggulangi penyakit kanker adalah terapi vitamin dan antioksidan yang umum digunakan dengan dosis tingi, baik hanya terdiri dari satu jenis vitamin maupun multivitamin sekaligus.

Terapi jenis ini dipercaya dapat melawan tidak hanya sel kanker tetapi juga sel tumor.

Terapi ini juga dapat digabungkan dengan metode diet  makanan sehat yang terdiri dari 50 – 60 prosen kalori dari biji-bijian atau gandum dan mengimbanginya dengan mengonsumsi sayur yang kaya akan serat. Nah, dalam terapi ini, peran suplemen makanan sangat dibutuhkan.

Sumber : http://pusatmedis.com

Dipublikasi di Tips Sehat | Tinggalkan komentar